(photo by iroshtimeDotcom)
Kau tahu,
Ingatanku tentang hari-hari itu masih
sangat utuh
Bagaimana usahaku yang penuh peluh
Bagaimana aku yang tertatih namun
tetap gigih
Bagaimana aku menyeka hatiku yang lebam membiru, setiap menerima
kalimat-kalimatmu.
Darimu aku tahu,
Bahwa jatuh dan patah adalah dua hal tanpa
sekat pemisah
Tapi selama itu bermuara padamu, aku rela terjatuh
sedalam-dalamnya, lalu akan kunikmati seluruh patahku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar